Loading slides...
Berita Terbaru
Program Studi Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pascasarjana Universitas Padjadjaran (UNPAD) pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa terkait peluang melanjutkan studi ke jenjang pascasarjana, khususnya pada bidang fisika dan bidang-bidang keilmuan terkait di Universitas Padjadjaran.Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Program Studi Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D., yang menyampaikan pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai upaya peningkatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Departemen Fisika Prof. Dr. Risdiana, S.Si., M.Si yang turut mengapresiasi kegiatan sosialisasi dan kerja sama akademik antara kedua institusi. Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan dari Universitas Padjadjaran, yaitu Prof. Dr. Risdiana, S.Si., M.Si; Lusi Safriani, Ph.D Ketua Program Pascasarjana Fisika dan Dr. Annisa Aprilia Ketua Prodi Sarjana Fisika.Pada sesi pemaparan, tim dari UNPAD menjelaskan berbagai informasi mengenai program studi pascasarjana, jalur penerimaan mahasiswa baru, peluang riset, beasiswa, hingga prospek karier lulusan fisika. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan bertanya secara langsung mengenai pengalaman studi dan kegiatan akademik di lingkungan Pascasarjana Fisika UNPAD.Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa yang hadir. Melalui sosialisasi ini diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pendidikan lanjut serta termotivasi untuk melanjutkan studi dan mengembangkan kompetensi di bidang fisika.
Pada hari Rabu, 29 April 2026, Dosen Prodi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan kegiatan Kunjungan Kerjasama dan Benchmark Kurikulum ke Departemen Fisika Universitas Diponegoro mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus melakukan benchmarking pengembangan kurikulum, khususnya pada bidang fisika medis.Kunjungan ini disambut langsung oleh perwakilan dari Departemen Fisika UNDIP, diantaranya Prof. Dr. Drs. Wahyu Setia Budi, M.S., F.Med., Jatmiko Endro Suseno,S.Si., M.Si., Ph.D., F.Med., Dr. Choirul Anam, S.Si., M.Si., Ph.D., F.Med. dan ketua Departemen Fisika Prof. Dr. Heri Sutanto, S.Si., M.Si., Ph.D., F.Med. Dalam kegiatan tersebut, berbagai hal strategis dibahas bersama, di antaranya pengembangan kurikulum fisika pada bidang fisika medis, penguatan kompetensi lulusan, serta penyesuaian kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi kesehatan. Selain itu, diskusi juga mencakup keanggotaan AIPFMI beserta syarat dan ketentuannya, sebagai upaya memperluas jejaring dan kolaborasi antar institusi dalam pengembangan pendidikan fisika medis di Indonesia. Pembahasan lainnya meliputi instrumen penilaian pembelajaran yang digunakan dalam proses akademik untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran dan evaluasi capaian mahasiswa.Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Melalui kunjungan ini diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat antara kedua institusi, khususnya dalam pengembangan kurikulum, peningkatan mutu pendidikan, serta penguatan bidang fisika medis di Indonesia.
Program Studi Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menyelenggarakan kegiatan Seminar Bulanan Fisika Jilid 3 & 4 dengan tema “Eksplorasi dan Inovasi Perkembangan Riset Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung” pada Jumat, 24 April 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.Kegiatan seminar ini dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D.. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa seminar bulanan menjadi wadah akademik untuk memperkuat budaya riset, meningkatkan wawasan ilmiah mahasiswa, serta mendorong kolaborasi penelitian di lingkungan Program Studi Fisika.Seminar menghadirkan dua narasumber dari kalangan dosen fisika dengan topik riset yang aktual dan relevan dengan perkembangan teknologi energi dan komputasi nuklir. Narasumber pertama, Dr. Moch Nurul Subkhi, M.Si., memaparkan materi berjudul “Potensi Reaktor Kecil (SMR) sebagai Solusi Energi Daerah Terpencil di Indonesia”. Dalam pemaparannya dijelaskan mengenai peluang pemanfaatan teknologi Small Modular Reactor (SMR) sebagai alternatif penyediaan energi listrik yang efisien dan berkelanjutan bagi wilayah terpencil di Indonesia.Sementara itu, narasumber kedua, Dr. Yudha Satya Perkasa, M.Si., menyampaikan materi mengenai “TALYS Nuclear Reaction Code”. Materi ini membahas penggunaan perangkat lunak TALYS dalam simulasi dan analisis reaksi nuklir yang banyak digunakan dalam penelitian fisika inti dan aplikasi teknologi nuklir.Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Fisika. Selain menjadi sarana diseminasi hasil penelitian, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan akademik dan pengembangan riset fisika di masa mendatang.Seminar bulanan fisika ini merupakan salah satu agenda rutin Program Studi Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mendukung penguatan atmosfer akademik dan budaya ilmiah di lingkungan kampus.
Program Studi Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Alumni Fisika Jilid 16 dengan tema “Mastering Communication Skills for Impactful Speaking and Personal Branding in the Digital Era”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 10.00–12.00 WIB.Acara ini secara resmi dibuka oleh Ketua Jurusan Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kemampuan komunikasi bagi mahasiswa fisika, tidak hanya dalam dunia akademik tetapi juga dalam dunia profesional. Beliau menyampaikan bahwa keterampilan komunikasi menjadi salah satu kompetensi kunci di era digital yang harus dimiliki oleh lulusan fisika.Kegiatan ini menghadirkan alumni Fisika, Nina Karlina, S.Si., yang saat ini berkiprah sebagai Project Officer di BMKA Salman ITB. Dalam pemaparannya, narasumber membagikan pengalaman serta strategi dalam membangun kemampuan berbicara yang efektif dan membentuk personal branding yang kuat di era digital.Peserta yang terdiri dari mahasiswa fisika mengikuti kegiatan dengan antusias. Diskusi interaktif turut mewarnai jalannya acara, terutama terkait tantangan komunikasi di dunia profesional serta pemanfaatan media digital untuk pengembangan diri.Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Fisika dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan non-teknis (soft skills) yang relevan dengan kebutuhan zaman. Diharapkan melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi serta lebih siap menghadapi dunia kerja.
Pangandaran, 2 April 2026. Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di MTs Negeri 1 Pangandaran, tepatnya di kampus 1, pada hari Kamis 2 April 2026 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Fisika di Genggaman: Eksperimen Sains Menggunakan Smartphone” dan diikuti oleh siswa-siswi serta guru IPA setempat.Pembukaan acara dipandu oleh salah satu dosen Fisika yaitu Ibu Khoerun Nisa Syajaah, M.Si. Pada rangkaian acara sambutan, Kepala MTs Negeri 1 Pangandaran, Bapak Hanif Hidayat, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan Fisika, Bapak Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang menekankan pentingnya penguatan literasi sains berbasis teknologi di era digital. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari tiga Dharma kami, selain dari pengajaran dan penelitian, yaitu pengabdian. Secara rutin kami mengadakan kegiatan pengabdian ini yang tempat pelaksanaan kegiatannya kami bagi menjadi dua, yaitu pertama di dalam kampus, biasanya kami mengundang para guru IPA dari setiap sekolah untuk datang ke kampus kami dalam kegiatan pengabdian. Yang kedua di luar kampus, yaitu kegiatan seperti ini, kami datang ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi hasil riset-riset yang telah kami lakukan.”Sambutan berikutnya dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Hasniah Aliah, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru dan peserta didik melalui kolaborasi dengan sekolah. “Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa, kami mempersilakan bapak dan ibu guru untuk membawa para siswa melaksanakan praktikum di laboratorium kami. Kami terbuka dan siap menerima kehadiran guru serta siswa untuk melakukan kegiatan praktikum di fasilitas yang kami miliki,” ujarnya.Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga dihadiri oleh Ketua Physical Society of Indonesia Jawa Barat, yaitu Prof. Dr. Andhy Setiawan, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran beliau menjadi penting mengingat wilayah Pangandaran masih berada dalam koordinasi PSI Jawa Barat.Sebagai bagian dari komitmen kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak dalam ruang lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Memasuki inti kegiatan, materi PKM disampaikan oleh narasumber utama, Dr. Bebeh Wahid Nuryadin. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai eksperimen fisika yang dapat dilakukan menggunakan smartphone, sehingga menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan aplikatif. Kegiatan ini turut didukung oleh 12 dosen serta 7 tenaga kependidikan dan laboran dari Jurusan Fisika yang secara aktif mendampingi siswa dalam praktik langsung.Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dan guru dapat memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi sehari-hari sebagai media pembelajaran sains, sekaligus meningkatkan minat dan pemahaman terhadap konsep-konsep fisika secara kontekstual dan menyenangkan.
Bandung, 13 Maret 2026 — Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati menerima kunjungan Benchmark dari Program Studi Fisika dari Universitas Halim Sanusi Bandung (UHS). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FST dan bertujuan untuk memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan mutu pendidikan di kedua institusi.Acara dibuka secara resmi oleh pihak FST yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Yudha Satya Perkasa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Program Studi Fisika FST, Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang memaparkan komitmen Prodi Fisika FST dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas lulusan. Dari pihak tamu, sambutan disampaikan oleh Dr. Astri Sawitri, M. Si yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan berbagi praktik baik antar kedua program studi.Kegiatan inti diawali dengan presentasi dari berbagai unit di lingkungan Prodi Fisika FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Materi yang disampaikan meliputi profil program studi, tracer study alumni, prestasi mahasiswa, kurikulum, implementasi zona integritas, serta peran Gugus Penjaminan Mutu dalam menjaga standar akademik.Selanjutnya, pihak Prodi Fisika UHS mempresentasikan kurikulum yang diterapkan di institusinya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai peluang kerja sama, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta strategi peningkatan mutu lulusan.Melalui kegiatan benchmark ini, diharapkan kedua program studi dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan fisika yang unggul dan berdaya saing.
Publikasi Penelitian
Indri Winarti, Rizky Safarina, Ryan Nur Iman, Asti Sawitri, Ridwan Ramdani, and Hasniah Aliah
Coal remains a primary energy source for fuel and electricity generation; however, it is a major contributor to global carbon emissions. Therefore, researchers are exploring strategies to reduce coal usage in fuel briquettes. A promising alternative is biomass-based briquettes, which offer similar performance to traditional charcoal while being more sustainable. This study investigated the thermal and mechanical properties of briquettes made from rice husk (RH) and coffee husk (CH), focusing on how the particle sizes of the raw materials affect the heating value. RH and CH are rich in lignin, cellulose, and hemicellulose, which are crucial for briquette structure, whereas tapioca flour, used as a binder, provides amylose and amylopectin to enhance bonding. Carbonization was performed at 400 °C for 60 min. A 25:75 (wt/wt%) CH: RH blend was used and three mesh sizes (60, 80, and 100) were evaluated by thermal and mechanical characterizations. The briquettes were assessed on the basis of their calorific value, moisture content, shatter index, volatile matter, fixed carbon content, density, ash content, and combustion rate. The 149 µm (100 mesh) sample had the highest density (662.81 kg/m3), moisture content (6.7%), volatile-matter content (7.07%), and burning rate (0.39 gr/min). In contrast, the 250 µm (60 mesh) sample had the highest ash content (5.01%) and the lowest fixed carbon content (82.04%) and shatter index (4.36%). These findings indicate that controlling the particle size of rice husk and coffee husk can improve the performance of biomass composite briquettes, highlighting their potential as a sustainable alternative to coal for domestic use and small-scale energy applications.
Wildan Muhammad Zyan, Ridwan Ramdani, Moch. Nurul Subkhi
This study investigates the application of Monte Carlo simulations using the FLUKA code to evaluate the radiation dose distribution in the radiodiagnostic facility of the Fatmawati Medical Check Up Clinic. The objective is to compare the simulation results with experimental measurements and assess the accuracy of the simulation method. The research was carried out in the Physics Modelling Laboratory, Integrated Laboratory of State Islamic University (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, using an HP Proliant ML350P servercomputerequipped with Intel® Xeon® CPU E5-2620 v2 @ 2.10GHz × 12 cores. The simulation involved modeling the radiation chamber and photon emission plane, configured to emit 9×10⁹ photons at an energy level of 60 keV. Scattered radiation doses were measured at several locations, corresponding to experimental measurement points for validation. The results showed a strong correlation and high level of accuracy between the simulation and experimental data, with a relative error of less than 1%
Dr. Emily Brown, Dr. David Lee
Menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan siswa dan performa akademik dalam pengaturan pembelajaran online.
Dr. Lisa Anderson, Dr. Michael Roberts
Menilai efektivitas teknologi simulasi VR dalam pelatihan klinis dan pengembangan keterampilan mahasiswa kedokteran.
Dr. Katherine Smith, Dr. Robert Kim
Mengevaluasi integrasi fundamental data sains di berbagai disiplin ilmu sarjana dan dampaknya pada hasil siswa.
Dr. Sophia Chen, Dr. Marcus Johnson
Mengkaji bagaimana alat AI mengubah metodologi penelitian tradisional dan mempercepat penemuan ilmiah.
Blog & Artikel
Mengeksplorasi bagaimana machine learning merevolusi metodologi penelitian tradisional di berbagai disiplin ilmu.
Ikuti mahasiswa pascasarjana quantum computing melalui hari biasa penelitian, kuliah, dan kehidupan kampus.
How our university is transforming into a model of environmental sustainability through innovative programs and student leadership.
Essential insights for doctoral students considering careers in academia, from recent graduates who made the journey successfully.
How we're integrating ethics education into our AI and computer science curriculum to prepare the next generation of responsible technologists.
How computational methods are revolutionizing humanities research and opening new frontiers in cultural understanding.
