Berita Terkini
Telusuri berita dan pengumuman terbaru yang paling penting untuk Anda
Pangandaran, 2 April 2026. Jurusan Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di MTs Negeri 1 Pangandaran, tepatnya di kampus 1, pada hari Kamis 2 April 2026 pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Fisika di Genggaman: Eksperimen Sains Menggunakan Smartphone” dan diikuti oleh siswa-siswi serta guru IPA setempat.Pembukaan acara dipandu oleh salah satu dosen Fisika yaitu Ibu Khoerun Nisa Syajaah, M.Si. Pada rangkaian acara sambutan, Kepala MTs Negeri 1 Pangandaran, Bapak Hanif Hidayat, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran sains. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Jurusan Fisika, Bapak Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang menekankan pentingnya penguatan literasi sains berbasis teknologi di era digital. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Kegiatan pengabdian ini merupakan salah satu dari tiga Dharma kami, selain dari pengajaran dan penelitian, yaitu pengabdian. Secara rutin kami mengadakan kegiatan pengabdian ini yang tempat pelaksanaan kegiatannya kami bagi menjadi dua, yaitu pertama di dalam kampus, biasanya kami mengundang para guru IPA dari setiap sekolah untuk datang ke kampus kami dalam kegiatan pengabdian. Yang kedua di luar kampus, yaitu kegiatan seperti ini, kami datang ke sekolah-sekolah untuk memberikan materi hasil riset-riset yang telah kami lakukan.”Sambutan berikutnya dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Prof. Dr. Hasniah Aliah, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan dukungan terhadap peningkatan kompetensi guru dan peserta didik melalui kolaborasi dengan sekolah. “Sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa, kami mempersilakan bapak dan ibu guru untuk membawa para siswa melaksanakan praktikum di laboratorium kami. Kami terbuka dan siap menerima kehadiran guru serta siswa untuk melakukan kegiatan praktikum di fasilitas yang kami miliki,” ujarnya.Selain itu, kegiatan pengabdian ini juga dihadiri oleh Ketua Physical Society of Indonesia Jawa Barat, yaitu Prof. Dr. Andhy Setiawan, yang turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Kehadiran beliau menjadi penting mengingat wilayah Pangandaran masih berada dalam koordinasi PSI Jawa Barat.Sebagai bagian dari komitmen kerja sama, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kedua pihak dalam ruang lingkup Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.Memasuki inti kegiatan, materi PKM disampaikan oleh narasumber utama, Dr. Bebeh Wahid Nuryadin. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada berbagai eksperimen fisika yang dapat dilakukan menggunakan smartphone, sehingga menjadikan pembelajaran lebih interaktif dan aplikatif. Kegiatan ini turut didukung oleh 12 dosen serta 7 tenaga kependidikan dan laboran dari Jurusan Fisika yang secara aktif mendampingi siswa dalam praktik langsung.Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dan guru dapat memperoleh pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi sehari-hari sebagai media pembelajaran sains, sekaligus meningkatkan minat dan pemahaman terhadap konsep-konsep fisika secara kontekstual dan menyenangkan.
Bandung, 13 Maret 2026 — Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati menerima kunjungan Benchmark dari Program Studi Fisika dari Universitas Halim Sanusi Bandung (UHS). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Dekanat FST dan bertujuan untuk memperkuat tata kelola akademik serta meningkatkan mutu pendidikan di kedua institusi.Acara dibuka secara resmi oleh pihak FST yang diwakili oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Yudha Satya Perkasa. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Program Studi Fisika FST, Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang memaparkan komitmen Prodi Fisika FST dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas lulusan. Dari pihak tamu, sambutan disampaikan oleh Dr. Astri Sawitri, M. Si yang menyampaikan apresiasi atas kesempatan berbagi praktik baik antar kedua program studi.Kegiatan inti diawali dengan presentasi dari berbagai unit di lingkungan Prodi Fisika FST UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Materi yang disampaikan meliputi profil program studi, tracer study alumni, prestasi mahasiswa, kurikulum, implementasi zona integritas, serta peran Gugus Penjaminan Mutu dalam menjaga standar akademik.Selanjutnya, pihak Prodi Fisika UHS mempresentasikan kurikulum yang diterapkan di institusinya. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai peluang kerja sama, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta strategi peningkatan mutu lulusan.Melalui kegiatan benchmark ini, diharapkan kedua program studi dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan fisika yang unggul dan berdaya saing.
Bandung, 27 Februari 2026 — Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengawali penyelenggaraan kegiatan Seminar Bulanan Fisika Jilid 1 dan 2 dengan mengangkat tema “Eksplorasi dan Inovasi Perkembangan Riset Fisika”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 09.00–10.30 WIB, bertempat di Ruang Baca FST.Kegiatan seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Jurusan Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya forum ilmiah seperti seminar bulanan sebagai wadah berbagi pengetahuan dan penguatan budaya riset di lingkungan akademik, khusus Prodi Fisika.Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Imamal Muttaqien dan Dr. Bebeh Wahid Nuryadin, yang membahas topik dari dua bidang berbeda, yakni Fisika Bumi dan Fisika Material.Dalam pemaparannya, Dr. Imamal Muttaqien mengangkat topik terkait pengembangan geofisika berbasis teknologi modern, termasuk pemanfaatan perangkat lunak open source, machine learning, hingga large language model (LLM) dalam analisis data kebumian. Materi ini memberikan wawasan baru mengenai bagaimana integrasi teknologi komputasi dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi riset di bidang Fisika Bumi.Sementara itu, Dr. Bebeh Wahid Nuryadin membahas proses sintesis serta karakteristik optik dari koloid karbon nanopartikel. Topik ini menjadi bagian penting dalam kajian Fisika Material, khususnya dalam pengembangan material maju yang memiliki potensi aplikasi di berbagai bidang teknologi.Kegiatan seminar berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa yang antusias mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab. Seminar ini juga menjadi wadah akademik untuk memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan riset terkini di bidang fisika.Melalui penyelenggaraan Seminar Bulanan Fisika ini, diharapkan mahasiswa dan civitas akademika dapat terus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan serta mendorong lahirnya inovasi di bidang Fisika Bumi dan Material.
Program Studi Fisika menyelenggarakan Sharing Session Alumni Fisika Jilid 15 bertema “Menembus Negeri Sakura: Cerita, Tantangan, dan Peluang Beasiswa MEXT” pada Sabtu, 14 Februari 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran alumni dalam memberikan inspirasi serta wawasan strategis bagi mahasiswa, khususnya terkait peluang studi lanjut dan pengembangan karier akademik di tingkat internasional.Sesi diskusi utama diisi oleh alumni Prodi Fisika, Ahmad Sohib, M.Si, mahasiswa S3 Kanazawa University, penerima Beasiswa MEXT Jepang. Narasumber memaparkan pengalaman akademik selama studi di Jepang serta berbagai output yang dihasilkan dari beasiswa MEXT, seperti peningkatan kemampuan riset, publikasi ilmiah, perluasan jejaring internasional, dan pembentukan etos kerja disiplin dalam lingkungan akademik global.Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa, terutama terkait strategi mencari dan menghubungi profesor pembimbing di Jepang, penyusunan komunikasi akademik yang efektif, serta penyesuaian minat riset. Selain itu, narasumber juga membagikan tips dan trik persiapan beasiswa MEXT, mulai dari penyusunan proposal riset, kesiapan dokumen, hingga penguatan mental dan konsistensi dalam proses seleksi, yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa Prodi Fisika dalam meraih studi lanjut ke luar negeri.
Program Studi Fisika kembali menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Alumni Fisika Jilid 14 dengan tema “Dari Fisika ke Dunia Usaha” pada Sabtu, 24 Januari 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta alumni Prodi Fisika.Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Fisika, Mada Sanjaya WS, Ph.D, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran alumni sebagai inspirasi dan sumber pembelajaran bagi mahasiswa, khususnya dalam melihat peluang karier fisikawan di luar jalur akademik dan riset.Sesi utama diisi oleh Sandra Permana, S.Si., MBA, alumni Fisika angkatan 2008 yang saat ini menjabat sebagai Commissioner PT Giwangkara Kandangwesi (GWK) Indonesia. Dalam pemaparannya, narasumber membagikan pengalaman perjalanan karier dari latar belakang keilmuan fisika hingga terjun ke dunia usaha. Materi difokuskan pada konsep menjadi entrepreneur melalui pendekatan “by nasab, nasib, dan design”, yang menekankan kombinasi latar belakang, peluang hidup, serta perencanaan dan desain bisnis yang matang.Diskusi berlangsung interaktif. Salah satu pertanyaan menarik disampaikan oleh alumni Rafli, yang menanyakan strategi dan tantangan dalam membangun usaha mandiri dari nol. Narasumber menanggapi dengan menekankan pentingnya mindset, keberanian mengambil risiko terukur, serta kemampuan menerjemahkan cara berpikir analitis fisika ke dalam pengambilan keputusan bisnis.Sebagai bentuk apresiasi dan untuk meningkatkan antusiasme peserta, panitia juga membagikan doorprize kepada tiga mahasiswa, yaitu Rahma, Ziprar, dan Lubna.Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Prodi Fisika semakin terbuka wawasannya terhadap berbagai pilihan karier dan termotivasi untuk mengembangkan potensi kewirausahaan dengan bekal keilmuan fisika yang dimiliki. Program Sharing Session Alumni ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan Prodi Fisika dalam memperkuat jejaring alumni serta menyiapkan lulusan yang adaptif dan berdaya saing di dunia kerja maupun dunia usaha.
RSUD Bandung Kiwari menggelar kegiatan Pembukaan Penerimaan Peserta Didik Gelombang 1 pada Senin, 12 Januari 2026 bertempat di aula utama rumah sakit lantai 6. Kegiatan ini menjadi awal resmi bagi mahasiswa Fisika untuk melaksanakan Kerja Mandiri Terpantau/Kerja Praktik/PKL di sejumlah unit layanan kesehatan RSUD Bandung Kiwari.Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Bandung Kiwari, Bapak Nana Tursino, SH., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar kegiatan kerja praktik ini dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan. Pihak rumah sakit juga menekankan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, serta keselamatan kerja selama pelaksanaan praktik di lingkungan rumah sakit.Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, mengirimkan dua mahasiswa yang diterima dalam program ini, yaitu Putri Aulia Rizky dan Kania Nabila Rahma. Keduanya akan melaksanakan Kerja Praktik di Unit Radiologi mulai 19 Januari hingga 19 Februari 2026. Selama periode tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung terkait penerapan ilmu fisika medis, keselamatan radiasi, serta operasional peralatan radiologi di lingkungan rumah sakit.Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi Prodi Fisika dalam memperkuat implementasi pembelajaran berbasis praktik lapangan sekaligus meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang fisika medis dan kesehatan.
Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan kunjungan industri ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 14 mahasiswa dan 3 dosen pendamping sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa di bidang Fisika Medis.Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang berlangsung di Gedung Diklat RSHS lantai 2, Kelas Mawar. Sambutan dari pihak RSHS disampaikan oleh Rizal selaku perwakilan Tim Pendidikan dan Pelatihan RSHS, yang menyambut baik kolaborasi akademik ini sebagai upaya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan fisika dalam layanan kesehatan. Dari pihak Prodi Fisika, sambutan disampaikan oleh Ibu Khoerunnisa Syaja’ah, M.Si yang menekankan pentingnya pengalaman langsung di lingkungan rumah sakit untuk memperkaya wawasan mahasiswa.Selama kunjungan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi tiga unit utama yang menjadi area kerja Fisikawan Medik, yaitu Unit Radiologi Diagnostik, Radioterapi, dan Kedokteran Nuklir. Pada setiap unit, mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai konsep fisika yang diterapkan, perangkat medis yang digunakan, serta prosedur keselamatan dan proteksi radiasi bagi pasien, pekerja, dan lingkungan.Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara langsung peran strategis Fisikawan Medik dalam pelayanan kesehatan, serta memperkuat kompetensi mereka dalam bidang instrumentasi dan teknologi medis. Kunjungan industri ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Fisika FST UIN Bandung untuk menghadirkan pembelajaran berbasis pengalaman dan meningkatkan kesiapan mahasiswa di dunia kerja yang sesungguhnya.
Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan Audit Mutu Internal (AMI) pada hari Jumat, 28 November 2025 sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas tata kelola dan layanan akademik. Audit ini dilakukan oleh auditor internal universitas, Prof. Chaerul Rokhman, yang dikenal memiliki pengalaman luas dalam pengembangan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi.Kegiatan audit berlangsung secara konstruktif dengan peninjauan menyeluruh terhadap dokumen dan implementasi standar mutu Prodi Fisika, meliputi kurikulum, proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, layanan kemahasiswaan, serta pencapaian kinerja dan tata kelola prodi.Dalam sesi evaluasi, Prof. Chaerul Rokhman memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk penguatan manajemen mutu prodi. Salah satu rekomendasi yang menjadi perhatian utama adalah pentingnya memperluas jejaring kerja sama dengan sekolah-sekolah serta meningkatkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berbasis edukasi fisika di tingkat sekolah. Upaya ini dinilai sangat penting untuk menjaring calon mahasiswa Fisika yang berkualitas sekaligus memperkuat citra dan visibilitas Prodi Fisika di masyarakat.Prodi Fisika menyambut baik rekomendasi tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya secara terukur. Melalui AMI ini, Prodi Fisika berharap dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta semakin mendekatkan diri pada visi menjadi program studi unggul dan inovatif di kawasan Asia Tenggara.
SMA Negeri 1 Ciwidey, 26 November 2025 — Program Studi Fisika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di SMA Negeri 1 Ciwidey pada Rabu, 26 November 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Pengembangan Modul Pembelajaran Interaktif menggunakan GEOROBOGRAAFF dalam Rangka Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika dan Komputasi Siswa Berlandaskan Rahmatan Lil Alamin.”Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memperkenalkan pendekatan pembelajaran fisika yang lebih kontekstual, interaktif, dan berbasis teknologi kepada siswa SMA. Melalui penggunaan GEOROBOGRAAFF (Geofisika, Robotika dan Astrofisika) sebagai media pembelajaran, siswa diajak untuk memahami konsep-konsep fisika sekaligus keterampilan dasar komputasi secara lebih aplikatif dan menyenangkan.Dalam kegiatan tersebut, tim PKM Prodi Fisika memberikan pemaparan materi, demonstrasi penggunaan modul interaktif, serta sesi praktik langsung bagi siswa. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti setiap sesi, terutama saat melakukan simulasi dan eksperimen berbasis GEOROBOGRAAFF.Selain aspek akademik, kegiatan ini juga menekankan nilai-nilai Rahmatan Lil Alamin, yakni pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan sikap saling menghargai, kolaboratif, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan serta masyarakat.Pihak SMA Negeri 1 Ciwidey menyambut baik kegiatan ini dan berharap adanya keberlanjutan kerja sama dengan Prodi Fisika UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam program-program pendidikan dan pengembangan sains di sekolah.
- More pages
